Pseudocode 2021

Pseudocode
Pseudocode - Jika anda merasa kesulitan dalam belajar menulis program, maka dari itu pseudocode ini adalah salah satu solusi yang bisa anda coba.

Dengan menulis kode semu, semua proses pemrograman anda bisa lebih terarah. Uniknya meskipun anda mempunyai embel-embel "code", itu bukanlah sebuah bahasa pemrograman.


Sebagian orang sudah banyak yang menggunakan cara ini agar membantu atau mempermudah pekerjaannya.

Mungkin bagi anda yang penasaran bagaimana caranya? Langsung saja silahkan anda simak ulasan yang ada dibawah ini sampai selesai.


Pembahasan Pseudocode

Pseudocode ini merupakan sebuah deskripsi yang tingkatnya bisa dikatakan tinggi yang mana ini juga bersifat normal dan disertai dengan rangkuman dari algoritma pemrograman komputer tersebut.

Hal tersebut adalah suatu konveksi struktural untuk dapat mengartikan bahasa pemrogramannya agar selanjutnya bisa dibaca dengan jelas oleh penggunanya.

Sebenarnya jika dilihat secara umum, Pseudocode ini adalaah sebuah kode-kode yang hampir mirip dengan bahasa pemrograman.


Bahasa pemrograman sendiri ialah bahasa yang akan dibaca oleh software/mesin dalam membuat sebuah program.


Pseudocode


1. Fungsi Pseudocode

Pseudocode
Fungsi Pseudocode
Setelah anda memahami pengertian pseudocode diatas, sekarang saatnya anda mengenal lebih lanjut fungsi-fungsinya.

Fungsinya sendiri pun sangat beragam sekali dan tentunya berbeda dengan bahasa pemrograman walaupun sebenarnya hampir mirip. Berikut ini adalah fungsi-fungsi nya yang bisa anda baca:


A. Sebagai Alat Dokumentasi

Dokumentasi bisa dikatakan sebagai suatu penghubung antara pengguna dan bahasa pemrograman yang mana sebuah proses pengalihan data tesebut akan di dokumentasikan secara sepenuhnya oleh pseudocode ini.



B. Mempermudah Menyelesaikan Masalah

Fungsi kedua dari pseudocode ini adalah membantu penggunanya untuk menyelesaikan suatu masalah yang bersangkutan dengan algoritma.

Hal ini dapat terjadi karena pseudocode tersebut merubah kode yang hanya bisa terbaca oleh mesin pada bahasa pemrograman menjadi suatu hal yang bisa dibaca oleh pengguna yakni manusia. Dan tentunya ini membawa kemudahan.


C. Untuk Menuliskan Sebuah Algoritma

Fungsi selanjutnya adalah untuk menuliskan rumus-rumus algoritma. Algoritma yang ditulis menggunakan pseudocode ini akan lebih mudah untuk dipahami daripada algoritma tersebut dituliskan menggunakan bahasa pemrograman.

Dengan menuliskan algoritma dalam bentuk ini, pengguna akan memiliki gambaran lebih bagus tentang tingkat kesulitan suatu program yang akan dibuat.

Yang mana, penulis algoritma menggunakan pseudocode ini akan melibatkan 3 aspek yang sangat penting yaitu judul, isi dan juga deklarasi. Pada bagian judul pengguna tersebut harus menuliskan judul program yang akan dibuat.

Lalu, pada bagian isi pengguna tersebut harus isi dengan perintah program yang terstruktur baik itu pengulangan, kondisional dan masih banyak lagi lainnya.

Nah pada deklarasi, pengguna tersebut harus menuliskan semua variable yang akan digunakan pada program lanjutan.



2. Struktur Pseudocode

Pseudocode
Struktur Pseudocode
Berikut ini adalah 3 struktur dasar yang mana ketika pengguna menggunakannya dalam menuliskan algoritma, kketiga struktur tersebut harus terpenuhi dengan jelas, lengkap serta tidak ada kesalahan dalam penulisan satu pun.



A. Judul

Struktur dari pseudocode yang pertama adalah judul. Judul tersebut harus ditulis paling awal dan akan diletakkan pada barisan pertama.

Nantinya pada bagian judul tersebut pengguna harus mengisinya dengan judul algoritma yang akan dihitung misalkan mulai dari luas segitiga, luas lingkaran dan lain sebagainya.


B. Deskripsi

Para pengguna juga perlu menuliskan bagian deskripsi di pseudocode. Di bagian ini berisikan tentang variable atau konstanta yang digunakan untuk menghitung suatu rumus tertentu, misalnya seperti alas segitiga, panjang sisi, tinggi segitiga dan masih banyak lagi lainnya.


C. Implementasi

Implementasi adalah sebuah struktur atau bagian yang terakhir dari pseudocode. Hal ini berisikan tentang inti dari algoritma.

Maksudnya adalah pengguna harus menuliskan sebuah besaran angka disetiap masing-masing variable yang akan dihitung dan sebagainya.



3. Cara Menulis Pseudocode

Pseudocode
Cara Menulis Pseudocode
Adapun trik menulis pseudocode yang bisa anda lakukan dengan mudah:

A. Persiapan itu Hal Sangat Penting

Jika anda ingin mulai menulis tentunya perlu persiapan yang matang agar tulisan yang anda buat nantinya akan lebih berkualitas tinggi.


B. Jangan Bosan Untuk Belajar atau Bertanya

Jika anda merasa kesulitan dengan kode-kode pemrogramannya, maka jangan malu untuk bertanya kepada orang yang lebih paham. Anda juga bisa belajar melalui media online tentu sudah banyak yang memberikan informasi tentang pemrograman.



C. Lakukan Dengan konsisten

Jika anda ingin pintar dalam bidang apapun, kuncinya hanya satu yaitu lakukan hal tersebut dengan konsisten sesuai dengan trik yang benar.


Akhir Kata

Demikianlah itu dia penjelasan dan fungsi-fungsinya yang sudah kami bagikan diatas dengan itu anda tidak akan kebingungan lagi.

Saat ini anda bisa menuliskan algoritma anda sendiri tanpa harus berpikir lama-lama atau menghafalkan suatu rumus yang sangat sulit.

Jika anda ingin mencobanya silahkan anda ikuti cara-cara yang diatas tersebut dan apabila informasi ini penting anda bisa bagikan ke teman-teman anda.

Itulah seluruh bahasan kami pada artikel kali ini mengenai pseudocode. Sekian dan semoga bermanfaat.
Dody S. Seseorang yang senang belajar dan sharing segala hal tentang teknologi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel