Cara Membuat Berita 2022

Cara Membuat Berita
Cara membuat berita yang biasa kita baca sehari-hari baik secara cetak maupun secara digital pada dasarnya memiliki isi dan tujuan, yaitu memberi informasi bagi para pembaca.

Kami telah menghabiskan beberapa waktu untuk menguji dan menganalisis beberapa cara membuat berita, dan dalam posting ini anda akan melihat hasil dari tes-tes tersebut dan apakah cara membuat berita benar-benar bisa dilakukan dan yang paling penting apakah aman untuk diterapkan.

Berita termasuk salah satu produk jurnalistik yang mudah ditemui, apalagi di tengah perkembangan zaman dan teknologi seperti sekarang ini.

Tidak hanya melalui koran atau cetak, namun sekarang berita juga mudah ditemui pada media sosial, website, televisi, radio, bahkan sampai aplikasi-aplikasi lain yang memuat tentang berita dan informasi lainnya.

Walaupun terlihat mudah dibaca dan dipahami, namun tetap saja cara menulis berita tidak dapat dilakukan dengan sembarangan.

Dibutuhkan keterampilan dan keahlian untuk mengetahui bagaimana cara menulis berita yang baik dan benar.

Bagaimana keterampilan dan keahlian yang harus dimiliki agar bisa mengetahui cara menulis berita yang baik dan benar?

Di bawah ini akan kami dijelaskan beberapa hal terkait berita yang memudahkan anda untuk mengetahui cara membuat berita. Simak sampai selesai yaa!


Jenis-Jenis Berita

Cara Membuat Berita
Jenis-Jenis Berita
Perlu diketahui bahwa ada berbagai macam jenis berita yang digunakan dalam menulis sebuah peristiwa, di bawah ini akan kami uraikan penjelasanya agar cara membuat berita anda menjadi terstruktur.


1. Straight News

Straight News termasuk jenis atau ragam berita yang cukup umum dan berisi laporan langsung tentang suatu peristiwa.

Jenis berita ini dibuat dan ditulis dengan menggunakan unsur 5W + 1H yaitu What, Who, When, Where, Why, dan How, misalnya dalam menulis berita kecelakaan lalu lintas atau bencana alam.


2. Depth News

Depth News adalah jenis berita yang berbeda dengan Straight News karena biasanya berisi berita tentang pengembangan dari berita yang sudah ada.

Informasi tersebut ditambahkan materi atau pendalaman hal yang menguatkan berita sebelumnya.

Cara membuat berita ini yaitu dengan mengumpulkan informasi dari fakta yang terjadi dan ditambahkan laporan yang bersifat mengalihkan informasi namun tidak berisi opini.


3. Opinion News

Jenis berita Opinion News ini adalah berita yang berisi pendapat atau opini tentang sebuah laporan atau pandangan seseorang mengenai suatu hal, ide kreatif, pemikiran, atau komentar terhadap sesuatu hal yang penting.

Biasanya berita opini ini ditulis oleh orang tertentu misalnya oleh para ahli, cendekiawan, profesor, pejabat, dan orang penting lainnya.


4. Interpretative News

Interpretative News termasuk jenis berita yang mempunyai fokus tentang sebuah masalah, isu, dan berbagai peristiwa kontroversial.

Cara membuat berita jenis ini dikembangkan dengan komentar atau penilaian wartawan atau narasumber yang berkompeten terkait berita yang muncul sebelumnya.

Sehingga bisa menghasilkan gabungan berita fakta dan juga interpretasi ahli.


5. Investigation News

Investigation news merupakan berita yang didapatkan dan dikembangkan berdasarkan penelitian atau penyelidikan dari sejumlah sumber.

Cara menulis berita dengan Interpretative News adalah dengsn mencari berita dengan Investigative Reporting atau penggalian berita dengan cara penyelidikan yang tersembunyi demi tujuan.


Unsur-Unsur Berita

Cara Membuat Berita
Unsur-Unsur Berita
Setelah memahami ragam atau jenis berita, maka untuk mengetahui cara membuat berita yang baik dan benar anda juga harus mengetahui unsur-unsur yang harus ada di dalam suatu berita.

Pada dasarnya, unsur di dalam sebuah berita ada 6 yang terdiri dari 5W + 1H.

Berikut akan dijelaskan tentang apa itu unsur berita yang memuat 5W + 1H, diantaranya yaitu sebagai berikut:


1. What atau Apa

Untuk mengetahui cara menulis berita, maka salah satu unsur berita yang harus dimuat adalah What atau apa.

Apa yang dimaksud disini adalah apa yang menyebabkan terjadinya suatu berita atau awal mula dari informasi tersebut, contohnya kalau ada berita tentang bencana alam dan di dalamnya harus memuat mengenai “Apa yang Terjadi?”.

Kalimat yang dimuat dapat menjadi “Terjadi banjir bandang di beberapa wilayah di Sumatera Selatan”.


2. Who atau Siapa

Who atau siapa juga harus ada di dalam unsur menulis berita dan harus diketahui sebelum memulai cara membuat berita.

Siapa yang dimaksud disini artinya menggambarkan atau berisi mengenai pertanyaan atau pernyataan terkait siapa yang ada atau siapa yang terlibat serta terkena dampak dan lain sebagainya dari informasi atau berita yang terjadi.

Melanjutkan contoh yang sudah kami sebutkan sebelumnya mengenai bencana alam, di dalamnya harus memuat “siapa yang terdampak?”

Sehingga kalimat yang dimuat bisa menjadi “Banjir yang terjadi di Sumatera Selatan berdampak pada kira-kira 12 desa atau kelurahan”.


3. Where atau Dimana

Aspek atau unsur ketiga yang harus ada sebelum mengetahui cara menulis berita adalah Where atau dimana yang menjelaskan tentang lokasi terjadinya peristiwa tersebut atau tempat kejadian pada informasi yang termuat di dalam berita.

Misalnya dengan menggunakan tema bencana alam seperti di atas.

Pertanyaan “Where” bisa memuat berita mengenai “Banjir yang terjadi di Sumatera Selatan hingga kini belum kunjung surut”.


4. When atau Kapan

Unsur yang harus dipahami berikutnya sebelum memulai cara membuat berita adalah unsur didalam berita "when".

When biasanya berisi tentang kapan informasi atau kejadian di dalam berita tersebut terjadi.

Misalkan jika dalam contoh tema berita bencana alam berisi mengenai pertanyaan “Banjir Bandang tersebut mulai terjadi sejak 10 November 2021 lalu”.


5. Why atau Mengapa

Unsur selanjutnya yang harus termuat sebelum mengetahui cara menulis berita adalah "Mengapa" yang berisi penjelasan mengapa informasi atau kejadian yang termuat dalam berita terjadi.

Why atau mengapa ini juga biasanya menjelaskan alasan terjadinya sebuah peristiwa.

Misal pada tema banjir di atas bisa memuat tentang pernyataan “Banjir yang menimpa terjadi karena hujan lebat yang terjadi sehari semalam”.


6. How atau Bagaimana

Unsur terakhir yang harus dipahami dalam cara membuat berita adalah "How" atau bagaimana imbas atau dampak yang terjadi atas peristiwa yang terjadi dan dimuat di dalam berita.

Misalnya dalam tema bencana alam diatas, memuat kalimat “Karena banjir bandang yang terjadi, ratusan rumah rusak dan mengalami kerugian”.


Cara Membuat Berita

Cara Membuat Berita
Cara Membuat Berita
Penulis yang ingin menulis berita tentu harus mengetahui bagaimana tahapan dan unsur yang harus termuat dalam cara menulis berita.

Selain dibekali dengan keterampilan dan keahlian dalam menulis berita, di bawah ini akan kami dijelaskan tentang bagaimana cara membuat berita yang baik dan benar.


1. Menemukan Peristiwa Maupun Kejadian untuk Dijadikan Berita

Hal pertama yang harus dilakukan penulis ketika akan memulai menulis berita adalah dapat menemukan peristiwa atau kejadian yang bisa dijadikan berita.

Peristiwa dan kejadian tersebut sifatnya harus aktual dan yang paling penting dapat disebarluaskan.

Misalnya seperti ada peristiwa atau kejadian seperti bencana alam, kecelakaan, dan lain sebagainya.

Selain peristiwa atau kejadian, anda juga bisa menggali informasi berita lainnya untuk mencari berbagai kegiatan yang dilakukan suatu masyarakat atau mencari kejadian unik dan bisa diliput untuk ditulis di dalam berita.

Berita tentang pemimpin daerah dan orang berpengaruh juga bisa ditulis.


2. Pencarian Sumber Berita

Cara membuat berita yang kedua adalah dengan mencari sumber berita.

Artinya, setelah mengetahui adanya peristiwa dan kejadian yang akan dimuat, maka penulis berita harus menemukan darimana sumber informasi yang tepat.

Hal tersebut harus dilakukan supaya isi berita benar-benar faktual dan aktual.

Misalnya tentang berita pencurian, penculikan anak, dan lain sebagainya.

Anda juga bisa mendatangi kantor polisi yang menangani kasus tersebut dan melakukan wawancara dengan polisi, saksi mata, atau warga yang ada di tempat sekitar kejadian untuk menggali informasi dari peristiwa atau kejadian.


3. Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi

Setelah mendapatkan informasi, kejadian, atau peristiwa dan mendapatkan sumber berita, maka cara menulis berita yang baik selanjutnya adalah penulis harus melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi.

Hal ini berguna untuk mendapatkan informasi dengan menggali fakta mengenai peristiwa yang terjadi.

Contohnya seperti data korban kecelakaan, tempat kejadian perkara (TKP), proses terjadi atau kronologi, dan lain sebagainya.

Wawancara bisa dilakukan via tanya jawab dengan sumber informasi.

Sedangkan observasi dapat dilakukan setelah wawancara dengan mengamati apa yang terjadi dan gejala yang terlihat di tempat kejadian.

Cara menulis berita yang baik adalah anda juga perlu mendokumentasikan temuan apa saja yang dapat menguatkan fakta kejadian dan dapat mencari dokumentasi pendamping misalnya dokumen milik korban dan lainnya.


4. Mencatat Hal-Hal Penting

Cara membuat berita yang selanjutnya adalah dengan mencatat hal-hal penting yang terjadi di dalam suatu peristiwa atau kejadian dalam berita tersebut.

Biasanya, proses pencatatan ini harus memuat unsur 5W + 1H seperti yang sudah kami dijelaskan di atas.


5. Membuat Kerangka Berita

Setelah semua informasi terkumpul, berikutnya adalah dengan membuat kerangka berita.

Kerangka berita ini berisi gambaran kasar mengenai bagaimana informasi yang terjadi dan sudah dikumpulkan dan akan dibuat menjadi sebuah laporan berita.

Biasanya, berita terdiri dari tiga unsur yaitu judul, teras, dan kelengkapan atau penjelasan berita dan mengemukakan mengenai unsur berita yakni 5W + 1H pada awal paragraf.

Baik pada alinea pertama dan kedua, maupun di berbagai paragraf hingga paragraf akhir.


6. Menulis Teras Berita

Yang dimaksud dengan teras berita adalah alinea pertama dalam sebuah berita yang biasanya memuat hal penting tentang kejadian atau peristiwa yang ditulis dalam berita tersebut.

Pada bagian teras berita ini biasanya dibuat ringkas.

Awal kalimat ketika memulai cara menulis berita yang baik adalah dengan memuat unsur who atau siapa dan what atau apa.

Gunakan juga kaidah penulisan yang sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) yakni memuat SPOK (subjek, predikat, objek, dan keterangan) pada kalimatnya.

Pada berita yang memuat peristiwa atau kejadian, biasanya ada unsur waktu dan tempat yang diletakkan pada bagian terakhir berita.


7. Menulis Isi Berita

Menulis isi berita merupakan Isi berita yang memuat detail informasi yang ingin disampaikan dalam sebuah berita yang biasanya ditulis setelah teras berita.

Isi berita sebaiknya disusun dalam paragraf pendek yang berisi 3 hingga 5 kalimat.

Satu paragraf berita biasanya hanya berisi satu ide yang pendek saja karena berguna mendorong pembaca untuk melanjutkan membaca pada paragraf berikutnya.


8. Penyuntingan Berita

Tahap terakhir dari cara membuat berita adalah penyuntingan berita yang dimana dilakukan untuk menghindari terjadinya berbagai kesalahan dalam penulisan atau adanya kekeliruan mengenai informasi yang ditulis.

Oleh karena itu cara menulis berita yang baik dan benar harus dilakukan penyuntingan dengan tepat.

Perlu diperhatikan juga bahwa dalam cara menulis berita, penulis harus menulis berita dengan tidak melanggar kode etik jurnalistik yang sudah ditentukan.


Akhir Kata

Demikianlah pembahasan kami tentang cara membuat berita yang juga perlu anda ketahui dan bisa anda jadikan panduan jika ingin mencoba membuatnya.

Dengan mengikuti susunan penulisan berita yang sudah kami uraikan diatas, maka tulisan anda tentu bisa dipahami dengan mudah karena di dalamnya sudah terdapat unsur 5W + 1H.

Jika anda memiliki keinginan untuk menjadi seorang jurnalis, tentu saja beberapa hal dasar diatas merupakan hal yang penting yang harus anda kuasai.

Sebenarnya metode penulisan berita ini tidak hanya berlaku bagi seorang jurnalis dan profesi terkait lainnya, namun anda perlu mengetahuinya untuk menambah wawasan.

Kalau anda penasaran dengan contoh berita dari tutorial diatas, cobalah baca koran atau berita terkini di internet dan menyesuaikan isi pembahasannya. Sekian dan selamat mencoba!
Dody S. Praktisi teknologi, editor dan jurnalis di 1001Media.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel