Auto Grab Fund Mandiri 2022

Auto Grab Fund Mandiri
Auto Grab Fund Mandiri - Kemudahan transaksi keuangan saat ini bisa dinikmati oleh setiap nasabah bank, salah satunya nasabah bank Mandiri.

Seperti yang diketahui, berbagai layanan seperti ATM, Internet dan Mobile Banking sudah diberikan bank Mandiri untuk para nasabahnya.

Misalnya unyuk layanan berupa ATM, nantinya bisa dimanfaatkan oleh para nasabah untuk melakukan transaksi tarik atau setor tunai.

Sedangkan untuk Internet dan Mobile Banking, memungkinkan nasabah untuk melakukan berbagai transaksi secara online HP seperti cek saldo, transfer, pembayaran, mutasi rekening dan lainnya.

Nah, bagi Anda yang melakukan pernah melakukan transaksi seperti cek mutasi rekening, pastinya akan menjumpai sebuah kode mutasi yang terkadang tidak diketahui, apa arti dari transaksi yang telah dilakukan.

Salah satu kode mutasi yang sering muncul tersebut yaitu kode AGF (Auto Grab Fund).

Tentu banyak yang bertanya, apa arti dan fungsi dari kode AGF (Auto Grab Fund) tersebut?


Pembahasan Auto Grab Fund Mandiri

Auto Grab Fund (AGF) adalah sebuah kode yang sering dijumpai oleh nasabah, ketika mereka membuka layanan Mobile Banking untuk lakukan mutasi rekening ataupun setelah selesai mengecek rekening koran.

Mungkin bagi sebagian nasabah yang baru melihatnya, pasti akan bertanya-tanya, apa itu Auto Grab Fund? Kami ulangi lagi, Auto Grab Fund adalah sebuah fasilitas pembayaran otomatis yang diberikan oleh pihak bank Mandiri kepada nasabah untuk memudahkan urusan pembayaran cicilan, kredit atau angsuran di pinjaman bank Mandiri.

Angsuran tersebut seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Tanpa Agunan (KTA) dan lainnya.

Saat Anda dan nasabah Mandiri lainnya melakukan persetujuan atas pembayaran Auto Grab Fund atau dikenal dengan auto debet, maka akan menjadikan pembayaran angsuran akan secara otomatis.

Otomatis disini artinya pihak bank akan memotong saldo rekening Mandiri nasabah sesuai dengan nominal angsuran di tanggal yang telah disepakati.

Sehingga, jika saldo di dalam rekening Mandiri Anda mencukupi dan sudah jatuh tempo pembayaran, maka uang akan di debet oleh pihak bank setiap bulannya secara otomatis.

Aturan dan perjanjian ini berlaku hingga pembayaran angsuran lunas atau waktu kesepakatan dari dua belah pihak (Nasabah & Bank Mandiri) telah habis.

Selain di bank Mandiri, bank-bank lain juga ada yang menyediakan layanan Auto Grab Fund (AGF) ini diantaranya Auto Grab Fund BTN, Auto Grab Fund BRI dan lainnya.

Tentu saja memiliki arti dan aturannya sama yakni pendebetan otomatis atas pembayaran pinjaman di bank baik itu KPR, KUR dan lainnya.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini kami akan bagikan ulasan singkat mengenai aturan dari Auto Grab Fund Mandiri yang bisa dipelajari, jika berniat mengajukan pinjaman di bank Mandiri atau bank lainnya.


Auto Grab Fund Mandiri


1. Waktu Auto Grab Fund Mandiri

Auto Grab Fund Mandiri
Waktu Auto Grab Fund Mandiri
Mengenai kapan waktu Auto Grab Fund Mandiri atau penarikan saldo pembayaran angsuran dilakukan sendiri yakni tergantung dari kesepakatan antara kedua belah pihak.

Kedua belah pihak tersebut yakni antara nasabah dan pihak Bank Mandiri yang nantinya akan menemukan tanggal berapa jatuh temponya.

Tetapi, secara umum pihak bank Mandiri akan memberikan informasi tagihan kepada nasabah, 3 hari sebelum tanggal jatuh tempo.

Ketika saldo yang ada di dalam rekening sesuai dengan nominal tagihan, maka secara otomatis pihak bank akan langsung melakukan pendebetan saat tagihan sudah muncul.


2. Keuntungan Menggunakan Layanan Auto Grab Fund Mandiri

Auto Grab Fund Mandiri
Keuntungan Menggunakan Layanan Auto Grab Fund Mandiri
Setelah mengetahui penjelasan di atas tentang apa itu Auto Grab Fund, maka selanjutnya Anda tinggal mengetahui apa saja keuntungan yang didapat jika menggunakan layanan AGF atau autodebet dalam metode pembayaran cicilan, angsuran, kredit dan pinjaman di bank Mandiri.

Ada beberapa keuntungan yang akan didapatkan jika menggunakan layanan Auto Grab Fund Mandiri, diantaranya:
  • Proses transaksi jauh lebih mudah, praktis dan hemat, karena nasabah bank Mandiri tidak perlu melakukan transfer manual melalui ATM, Internet Banking, Mobile Banking atau setor tunai di teller langsung, jika ingin membayar angsurannya.
  • Menghindari penunggakan, karena pembayaran kredit akan langsung terbayarkan secara otomatis, bila saldo dalam rekening mencukupi, karena pendebitan langsung nantinya akan langsung dilakukan.
  • Menguntungkan Anda dan nasabah bank Mandiri lainnya yang sering atau kelewat atau lupa atas tanggal pembayaran angsuran.

3. Gagal Auto Grab Fund Mandiri

Auto Grab Fund Mandiri
Gagal Auto Grab Fund Mandiri
Mengenai Auto Grab Fund Mandiri atau autodebet ini rupanya terjadi karena rekening nasabah yang gagalan melakukan pendebitan.

Kegagalan tersebut diakibatkan karena di dalam rekening nasabah tidak bisa dilakukan penarikan saldo untuk melakukan pembayaran pinjaman, walaupun saldo sudah ada.

Kejadian inilah yang dikenal dengan istilah gagal Auto Grab Fund atau gagal debit dan terkait permasalahan ini banyak nasabah yang merasa senang.

Nasabah merasa senang karena gagal pendebetan tersebut membuat saldo di dalam rekeningnya tetap utuh tanpa ada pengurangan walaupun tanggal jatuh tempo sudah lewat.

Sering kali nasabah bank Mandiri berfikir jika telah diberikan keringan atau ada bantuan atas pembayaran angsurannya.

Karena permasalahan gagal Auto Grab Fund atau gagal debit ini adalah murni kesalahan dari pihak bank, jika saldo sudah tersedia tetapi tidak terjadi pendebetan.

Jika Anda pernah mengalami hal ini, maka disarankan untukmelakukan konfirmasi kepada pihak bank Mandiri melalui call atau datang langsung ke kantor cabang Mandiri terdekat.

Sangat disayangkan bila Anda tidak segera melakukan konfirmasi terkait kegagalan Auto Grab Fund, apalagi jika terjadi dalam jangka beberapa bulan.

Karena bisa menimbulkan kerugian yakni status nasabah di BI checking akan mempengaruhi kredibilitas status kredit yang buruk, karena dianggap pernah menunggak.

Hal tersebut dikarenakan status kredit menunggak dan menjadikan kualitas kredit menurun.

Jika kualitas kredit menurun, maka akan berdampak buruk dikemudian hari bila jika tidak segera konfirmasi atau melaporkan kepada pihak bank Mandiri.

Bahkan, bisa saja nama Anda di BI checking di blacklist dan akan kesulitan mengajukan pinjaman di bank Mandiri atau bank lainnya.


Akhir Kata

Demikian ulasan mengenai layanan Auto Grab Fund di bank Mandiri yang perlu diketahui, sebelum mengajukan pinjaman atau kredit dibank.

Usahakan untuk selalu membayar tagihan pinjaman tepat pada waktunya atau sebelum jatuh tempo, baik di bank Mandiri ataupun bank lainnya.

Agar nama dan data Anda tetap baik, sehingga bisa mengajukan pinjaman kembali nantinya.

Itulah seluruh isi artikel kami kali ini mengenai Auto Grab Fund Mandiri 2022. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
Dody S. Seseorang yang senang belajar dan sharing segala hal tentang teknologi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel