Cara Cek Penerima PKH 2022

Cara Cek Penerima PKH
Cara Cek Penerima PKH - Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi untuk anda seputra cara mengecek penerima PKH.

Bantuan PKH adalah program pemberian bantuan tunai bersyarat kepada keluarga yang kurang mampu dan terdapat di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

Bantuan sosial PKH ini kembali disalurkan oleh Kementrian Sosial (Kemensos) pada tahun 2022.

Selain itu PKH juga disalurkan melalui Bank Himbara, yaitu BRI, BNI, Mandiri dan juga BTN. Sudah tahukah anda cara mengeceknya?

Bagi anda yang belum mengetahui cara cek penerima PKH, terus simak pembahasan dibawah ini sampai selesai.


Cara Cek Penerima PKH


1. Cara Cek Penerima PKH Terbaru

Cara Cek Penerima PKH
Cara Cek Penerima PKH Terbaru
Tanpa banyak basa-basi, langsung saja simak tutorial cara cek penerima PKH yang sudah kami sediakan dibawah ini.
  • Silahkan buka laman cekbansos.kemenkes.go.id.
  • Selanjutnya masukkan alamat seperti Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa.Kelurahan pada kolom tersedia.
  • Masukkan Nama sesuai KTP.
  • Kemudian 8 huruf kode (dipisahkan spasi) yang tertera dalam kotak kode.
  • Kalau kode huruf tidak jelas, tekan simbol "Reload" untuk menerima kode baru.
  • Tekan cari data dan hasil data pencarian akan muncul di laman cekbansos.kemenkes.go.id.

Note:
Sistem cek bansos kemensos akan mencari Nama Penerima Manfaat (PM) sesuai dengan wilayah yang anda masukkan.


Penyaluran Bansos

Berikut adalah tahap penyaluran Bantuan Sosial yang perlu anda ketahui:

Tahap 1: Januari, Februari, Maret.
Tahap 2: April, Mei, Juni.
Tahap 3: Juli Agustus, September.
Tahap 4: Oktober, November, Desember.



2. Kriteria Keluarga Penerima Manfaat PKH

Cara Cek Penerima PKH
Kriteria Keluarga Penerima Manfaat PKH
Setelah mengetahui cara cek penerima PKH, berikut kriteria keluarga yang akan menerima bantuan PKH, silahkan simak untuk mengetahui apakah anda termasuk?

Komponen Kesehatan:
  • Kategori ibu hamil maksimal dua kali kehamilan.
  • Anak usia dini 0-6 tahun, maskimal dua anak.

Komponen Pendidikan:
  • Kategori SD/MI Sederajat, anak usia 6-21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.
  • Kategori SMP/MTS Sederajat, Usia 6-21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.
  • Kategori SMA/MA Sederajat, Usia 6-21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.

Komponen Kesejahteraan Sosial:
  • Kategori, Lanjut usia 70 tahun ke atas maksimak satu orang dan berada dalam keluarga.
  • Kategori, Penyandang Disabilitas Berat.
  • Kategori. Maksimal satu orang dan berada dalam keluarga penyandang disabilitas fisik dan penyandang disabilitas mental.


Besaran Bantuan PKH

Bagi para penerima bantuan sosial, berikut adalah besar bantuan yang akan diterima atau yang diberikan pemerintah.

Dikutip dari laman pkh.kemensos.go.id, berikut ini merupakan dana bantuan PKH yang disalurkan per-tahunnya:
  • Ibu Hamil: Rp. 3.000.000
  • Anak Usia Dini (Usia 0-6 tahun): Rp. 3.000.000
  • Anak SD: Rp. 900.000
  • Anak SMP: Rp. 1.500.000
  • Anak SMA: Rp. 2.000.000
  • Disabilitas: Rp. 2.400.000
  • Lansia: Rp. 2.400.000



3. Kewajiban Keluarga Penerima Bantuan

Cara Cek Penerima PKH
Kewajiban Keluarga Penerima Bantuan
Berikut kewajiban yang harus dilakukan bagi keluarga penerima bantuan sosial atau PKH:

1. Ibu Hamil:
  • Pemeriksaan kehamilan di faskes minimal empat kali selama kehamilan.
  • Melahirkan di fasilitas pelayanan kesehatan.
  • Pemeriksaan kesehatan ibu nifas empat kali selama 42 hari setelah melahirkan.

2. Bayi Usia 0-11 Bulan:
  • Pemeriksaan kesehatan 3 kali dalam satu bulan pertama.
  • Imunisasi lengkap.
  • Asi ekslusif 6 bulan pertama kelahiran.
  • Penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan setiap bulan.
  • Mendapatkan suplemen VIt.A satu kali di usia 6-11 bulan.
  • Pemantauan perkembangan minimal dua kali dalam setahun.

3. Anak Usia Dini:

Usia 1-5 Tahun
  • Imunisasi Tambahan.
  • Penimbangan berat badan setiap bulan.
  • Pemantauan perkembangan minimal 2 kali setahun.
  • Pengukuran tinggi badan minimal 2 kali setahun.
  • Pemberian kapsul Vit.A 2 kali dalam setahun.

Usia 5-6 Tahun
  • Penimbangan berat badan minimal 2 kali setahun.
  • Pemantauan perkembangan minimal 2 kali setahun.
  • Pengukuran tinggi badan minimal 2 kali setahun.

4. Anak SD, SMP. SMA:
  • Usia 6-21 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan SD, SMP, atau SMA.
  • Terdaftar di sekolah pendidikan kesetaraan dan minimal 85% hadir dikelas setiap bulan.

5. Lansia 70 Tahun ke Atas:
  • Penggunaan pelayanan Puskesmas Santun Lanjut Usia.
  • Memastikan pemeriksaan kesehatan.
  • Layanan Home Care (Pengurus merawat memandikan, dan mengurus KPM lanjut usia).
  • Day Care, mengikuti kegiatan sosial di lingkungan tampat tinggal seperti lari pagi, senam sehat dan minimal dilakukan 1 tahun sekali.

6. Penyandang Disabilitas Berat
  • Layanan Home Visit tenaga kesehatan datang ke rumah penyandang disabilitas berat.
  • Pihak keluarga mengurus, melayani, merawat, dan memastikan kesehatan bagi penyandang disabilitas berat, minimal 1 tahun sekali.
  • Layanan Home Care, mengurus, memandikan, mengurusi, dan merawat KPM PKH.



Akhir Kata

Nah, itulah beberapa informasi terkait keluarga yang berhak menerima bantuan PKH, cara mengecek dan juga hal-hal yang harus dilakukan sebagai penerima.

Bagi anda yang ingin mengetahui apakah anda termasuk penerima bantuan sosial tersebut, cobalah untuk menyandingkan apakah anda termasuk pada kriteria yang tertera.

Pastikan untuk menggunakan Dana Bantuan tersebut untuk hal-hal yang bernilai positif dan bukan di salah gunakan.

Itulah seluruh bahasan kita pada artikel kali ini mengenai cara cek penerima PKH. Sekian dan semoga bermanfaat.
Dody S. Praktisi teknologi, editor dan jurnalis di 1001Media.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel